Shalom.

Sekolah Tinggi Teologi Providensia Adonay bekerjasama dengan Ikatan Keluarga Alumni Providensia Adonay mengadakan webinar series ke-2 di bulan Agustus 2021 dengan tema “Mencermati Peningkatan Kekerasan dalam Rumah Tangga di Masa Pandemi Covid-19”. Webinar ini dilaksanakan pada Jumat 27 Agustus 2021 secara online via Zoom Meeting pada pk. 17.00 – selesai. Pembicara dalam webinar ini ialah Daisy Pangalila, S.Th. Beliau adalah Ketua Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Batu dan Ketua Yayasan Point Eleven Project (PEP).¬† Puji Tuhan acara webinar berjalan dengan lancar, dipandu oleh Herly Ndahawali, S.Th dan diikuti dengan baik oleh seluruh peserta webinar.

Ada 4 macam kekerasan. Yaitu kekerasan fisik, psikis, seksual, dan ekonomi. Dan di masa pandemi ini juga terjadi KBGO (Kekerasan Berbasis Gender Online). Harapan dari pemerintah ialah agar setiap orang bisa menjadi pelopor (bergerak untuk perubahan) dan pelapor untuk mencegah terjadinya kekerasan ini. Bila kita mengetahui terjadi KDRT di sekitar kita, mari menyikapi dengan tegas – jangan takut untuk datang dan melapor, meminta dukungan dari sahabat, meminta bantuan dari tenaga ahli (psikolog dan konselor), dan merencanakan tindakan keselamatan, seperti menghubungi P2TP2A, Puspaga, Kepolisian, dan mengumpulkan bukti kekerasan fisik.

– Daisy Pangalila, S.Th –

Kasus kekerasan digambarkan sebagai fenomena gunung es, yaitu di balik 1 orang yang melapor, sebenarnya ada puluhan orang yang mengalami hal yang sama tapi tidak mau melapor, sehingga pada kenyataannya jumlah kekerasan yang terjadi pastilah melebihi data yang tercatat di lembaga statistik pemerintah. Oleh karena itu para hamba Tuhan, sekolah Teologi, dan gereja dalam hal ini dipanggil untuk ikut berperan serta menangani kasus kekerasan, yaitu dengan memperkuat setiap hubungan dalam rumah tangga dengan dasar Firman Tuhan yang benar agar mencegah terjadinya kekerasan di masa depan. Dengan pemahaman yang benar dan tindakan yang nyata, maka para hamba Tuhan dapat menolong setiap keluarga yang mengalami kekerasan di sekitar kita, terutama di Kota Batu. Tuhan Yesus memberkati.

Soli Deo Gloria.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *